Bisnis… Visi , Misi dan Goal ?

Sore ini gw lagi dengerin Radio Cakrawala sambil mengendarai motor, menyusuri jalan-jalan di Jakarta. Ada hal yang menarik di cakrawala, ada acara talk show tentang bisnis dengan menghadirkan Coach Lina…
Topik yang dibahas kali ini adalah fundamental dalam bisnis
dikatakan oleh Coach Lina bahwa harus ada destination mastery bagi setiap pebisnis agar bisa menetapkan mau dibawa kemana bisnis tersebut

Salah satu wujud dari destination mastery adalah bahwa seorang pemimpin bagi bisnisnya sendiri harus mampu menentukan Visi , Misi dan Goal dari usahanya. Pemandu acara kemudian mempertanyakan bahwa terkadang sangat sulit membedakan antara visi dan misi dengan goal.
Coach kembali menjelaskan bahwa Visi merupakan hal yang harus dicapai dalam jangka panjang sementara goal merupakan hal yang dapat dicapai dalam jangka waktu yang dekat.

Dari sini gw coba memberikan insight secara personal tentang contoh dari visi maupun goal (soalnya sempat terputus gara2 ngobrol ma orang)
Perusahaan Kerupuk PT MAJU TERUS
Visi : menjadi perusahaan kerupuk Multinasional dengan kualitas terbaik dan dipercaya di seluruh dunia
Goal :
= meningkatkan kepercayaan pasar internasional terhadap produk kami
= meningkatkan distribusi
= memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh distributor

Dari sini kita bisa mengenali bahwa tiap-tiap poin dari goal akan mengantarkan semakin dekat ke visi dari perusahaan.

Masalahnya, kebanyakan pebisnis di Indonesia yang masih berada pada golongan pengusaha menengah (yang notabene jumlahnya paling banyak) merasa bahwa hal tersebut tidaklah perlu. oleh sebab itu bisnis mereka cenderung stagnan, mengalami perkembangan yang lambat dan memiliki kecenderungan lebih besar untuk menurun performanya ketika krisis.
Pengusaha-pengusaha average (menengah) ini umumnya dapat kita jumpai pada pengusaha toko, pengusaha produksi skala rumahan etc.

Kita fokuskan pada pengusaha toko, pada umumnya para pengusaha toko memberanikan membuka toko atas dasar hitung-hitungan singkat dan adu hoki dengan prospek yang ada. Lalu apakah mereka membuka toko, perlu mencanangkan visi misi, ataupun goal dari usahanya tersebut ?
yang jelas, goals sudah ada….
yaitu agar mencapai BEP dulu , untung sekian…
tapi apakah visi sudah ada ?
masih merupakan tanda tanya besar bagi sebagian pengusaha toko. Akan berbeda sekali jika pengusaha toko ini mau belajar arti pentingnya mendefinisikan visi dari usahanya sedari awal.
Misalkan ada Toko A, sedari awal sudah punya gambaran ingin menjadi toko dengan banyak cabang dimana-mana, dengan adanya visi seperti itu, maka bisnis itu akan berjalan terus menerus dan berusaha untuk mencapai visinya. Itulah perbedaan yang dapat kita amati ketika melihat pengusaha toko yang hanya bermental adu hoki, dibandingkan dengan pengusaha toko yang bermental manajerial.

akhir kata, kita dapat menilai bahwa pentingnya destination mastery dalam bisnis ini adalah membuat bisnis menjadi lebih terarah, punya fokus dan tujuan yang ingin dicapai.

Leave a Reply